Showing posts with label Amdya Hisyam. Show all posts
Showing posts with label Amdya Hisyam. Show all posts

Wednesday, August 13, 2014

Angkatan Rapuh Breaking News: 3 Perempuan Ditemukan 'Terluka' Akibat Memendam Rasa pada IELTS


Dari Gedung Pusat Kegiatan Penelitian Universitas Hasanuddin lantai 5, Amdya Hisyam melaporkan:
Telah ditemukan 3 mahasiswa HI UNHAS Angkatan Rapuh yang tengah mati-matian berusaha berperang dengan IELTS. Fadhilah Trya Wulandari (22) merupakan gadis BTP yang lincah dan dinamis layaknya penari –lah emang dia penari- ini didapati sedang mengikuti les IELTS yang maha dahsyat di BTP, dimana dia bersekolah dari SD, SMP, dan SMA, lalu kemudian kuliah di UNHAS yang hanya berjarak 5 menit dari BTP kemudian lagi berpacaran dengan orang BTP juga. Sungguh. Gadis eksotis ini begitu mencintai BTP. *terus? Perjuangannya menghapal seluk beluk BTP tidak sebanding dengan keinginannya berhadapan langsung dengan IELTS. “Hi, could you come today to confront me?” mengutip Afif Muhammad (23), teman les sejati yang boros nafas.
Lalu, ada Dissa Julia Paputungan (23) mantan PR Executive Swiss Bell-Inn Makassar ini tega menghabisi nyawa karirnya yang telah dia hidupi selama kurang lebih 8 bulan di hotel bintang 4 itu hanya karena iming-iming kesulitan IELTS dan masa depan yang lebih cemerlang. *hebat kaann? Begitu bersemangatnya, dia sampai melibatkan sang Oppa kekasih tersayang sebagai observer betapa IELTS itu bisa menjadi momok mematikan yet hillarious kalau latihannya di Pizza Hut Makassar Town Square disandingkan dengan dua tersangka lain.
Nah, tersangka terakhir Purnamasari A. Nadjun (24) yang sungguh begitu tragis mendapati dirinya harus berurusan dengan IELTS. Perempuan ini begitu percaya dirinya bahwa dia tidak akan berurusan dengan IELTS. Hanya saja, takdir berkata lain. Keinginannya menaklukkan UK harus dibarengi dengan skor IELTS yang cukup. Katanya sih, 7.5 boleh lah. Hmmm. Ni ke reenn. *ini bahasa Mandarin, pemirsa. Warisan buku latihan setebal 10 cm dengan ketebalan debu hampir sama sudah menjadi makanan ikan. Saat ditanya apakah dia ingin ikut les seperti dua tersangka lain, maka jawabannya adalah: inakke (red: bahasa Makassar untuk kata ‘saya’) tidak mau. Mending uang les dipakai untuk tes IELTS lagi kalau skor belum cukup. Sungguh luar biasa.
Ketiga perempuan ini telah ditempa dengan kerasnya ombak kehidupan untuk menggapai asa menuai cita yang mulia sebagai: ibu rumah tangga. *eh
Sekian. Laporan disampaikan seadanya dibawah tekanan Dementor dan tatapan mata workmates yang mengira-ngira saya sedang sibuk mengetik apa.
Jika ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Jika ada umur yang panjang, boleh kita berjumpa lagi. *ala warkop DKI

Monday, November 11, 2013

Makassar Merindu (Ingat, aku adalah Nikita Willy versi kalian)

“Don’t be sad about what happened, be happy about what will”
Tidak pernah terpikirkan oleh saya bagaimana rasanya ‘sepi’ seperti ini sejak memiliki kalian, Angkatan Rapuh ini. Kalian selalu ada, ya walaupun dengan jumlah yang tidak sepenuhnya banyak bahkan lengkap, untuk saya. Saya pun bisa menjamin bahwa saya selalu dan akan selalu ada untuk kalian kapanpun itu, (note: kalau bisa beli tiket pesawat buat yang jauh). Hihi. Kalian itu orang yang memanjakan saya dengan yang namanya kebersamaan. Serius. Ini bukan gombal ya? Jadi akhirnya saya terbiasa sama kalian. Saya akhirnya ketagihan dan jadilah saya tahu rasa saat kalian terbang satu per satu. Ternyata rasanya begini ya? Lumayan sakit sih. Tapi, mau bagaimana lagi? Saatnya sudah tiba untuk kita semua mengejar asa merajut mimpi. Tssaaahhh..
Kalian tahu tidak rasanya mengantar ke bandara dan pulang tanpa kalian? Kalian juga tidak tahu kan betapa sempitnya kota ini untuk tidak pergi ke tempat yang selalu kita datangi dulu? Kota ini dipenuhi dengan kalian. Tapi kalian sudah tidak ada di kota ini. Hufft *ala boybandnya Ridho Ikki Apip Benji Mekel plus Kak Fa*
Oke, saya tidak mencoba menjadi melankolis ya. Tapi beginilah. Ehehe, cuma coba coba..
Eh, saya ingat ada quote yang bilang begini ‘bukan perpisahan yang kusesali, tapi pertemuanlah’. Sepertinya quote itu tidak berlaku ya. Saya tidak pernah menyesali Angkatan Rapuh ini. Bahkan sepenuhnya bersyukur telah bertemu orang-orang keren seperti kalian. Semoga kalian juga senang bertemu saya. Hahaha. Ya kan? Ya kan? Mengakulah!
Tulisan ini akan menjadi tulisan perdana saya, yang artinya akan ada kedua ketiga dan seterusnya. Aamiin. Tunggu kehadiran saya di kota Anda! *cling
Ngomong-ngomong, Mekel masuk angkatan kita tidak ya?



Infinite loves,

-dee-

E131 09 270